Menu

Artikel

Unisbank Studi KBK ke UMK

UMK – Universitas Stikubank Semarang  melakukan studi penerapan sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di Universitas Muria Kudus dalam kunjungannya bertajuk “Studi KBK” pada Rabu (2/11).
Kunjungan yang berlangsung sejak 07.30 -14.00 WIB ini diikuti oleh Rektor Unisbank beserta jajaran pimpinan perguruan tinggi beserta pejabat kepala progdi di Unisbank. Rombongan  disambut oleh Rektor UMK beserta jajaran pimpinan.
Dalam sambutannya Rektor UMK, Prof. Dr. dr. Sarjadi, Sp. PA. mengapresiasi atas kepercayaan Unisbank terhadap pelaksanaan KBK di UMK. “Sebenarnya KBK itu mudah, tapi dalam praktiknya, ide besar tim menjadikannya menjadi terasa sulit,” ujarnya.
Prof. Sarjadi mengungkapkan, ide dan putusan untuk menerapkan KBK di UMK dirintis sudah lama.
Rektor Unisbank, Dr. Bambang Suko Priyono, MM menilai, UMK sebagai perguruan tinggi yang lebih awal menerapkan sistem KBK memiliki pengalaman dan kualitas baik. Unisbank berharap dapat belajar dari pengalaman dan proses yang pernah dilakukan oleh UMK. Pasalnya, persiapan penerapan sistem KBK yang telah ditempuh Unisbank selama setahun dinilainya belum maksimal.

“Kami ingin memperbaiki proses pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya menjelaskan maksud studi KBK di UMK.
Koordinator kunjungan yang sekaligus Pembantu Rektor I Unisbank, Dr. Kristiana Riyanti, SH. MM. juga menyampaikan alasan ketertarikan studi sistem KBK di UMK. Penerapan KBK di UMK sejak tahun 2010, dinilainya termasuk cepat. “Kami saja menargetkan tahun 2012/2013 baru dapat menerapkannya, sehingga nantinya lulusan kami dapat kompeten dengan dunia kerja,” tegasnya.
Meski telah melakukan persiapan selama lebih dari setahun dengan mendatangkan ahli, Dr. Kristina mengaku masih merasa berat mengejar target tersebut. “Meski berat, kalau sudah berniat, kami yakin bisa,” pungkasnya.
Dalam paparan materi mengenai Implementasi KBK di UMK, Pembantu Rektor I, Drs. Masluri, MM., menyampaikan proses tahap pelaksanaan sistem KBK di UMK. Menurutnya, UMK telah merintis program tersebut sejak 2004 silam dengan Prof. Sarjadi sebagai penggeraknya. Hal tersebut sebagai respon atas keputusan departemen pendidikan 2003 bahwa pada 2009 semua perguruan tinggi ditargetkan telah menerapkan sistem KBK.
Langkah-langkah untuk memenuhi target tersebut, sejak 2005 UMK melakukan percepatan pengembangan kualitas pendidikan. Pada tahun tersebut juga dibentuk Lembaga Pendidikan (Lemdik) yang dimaksudkan untuk memfasilitasi pendidikan dan pengajaran KBK. Dua tahun kemudian, 2007 Badan Penjaminan Mutu (BPM) juga dibentuk untuk menjamin mutu layanan akademik perguruan tinggi.
Model pembelajaran yang berpusat pada dosen (Teacher Centered Learning), lanjut Masluri, kemudian diganti dengan model pembelajaran menuntut keaktifan mahasiswa (Student Centered Learning).
Pada rintisan perubahan kurikulum menuju penerapan sistem KBK, UMK banyak berbenah dengan disertai konsultasi dengan para pakar.
Setelah dinilai siap, pada 2010 UMK memutuskan menerapkan sistem KBK di seluruh program studi (progdi) yang terdapat di UMK. “Ya, memang tidak terlepas dari hambatan dan kendala untuk mewujudkannya,” papar Masluri.
Paparan Masluri banyak direspon oleh peserta kunjungan Unisbank. Banyak pertanyaan seputar proses dan pengalaman penerapan KBK dijelaskan oleh Masluri.
Pada kegiatan kunjungan studi tersebut, pimpinan fakultas dan progdi dari Unisbank mengunjungi praktik penerapan KBK di masing-masing progdi di UMK. (Farih/Hoery-Portal)

Perpustakaan UMK Menantangmu

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Pengunjung

00039458
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
158
5719
5877
0
39458
0
39458

IP: 23.23.57.182
Jam Server: 2014-11-24 01:23:27

Kami memiliki 31 tamu online

Lihat Universitas Muria Kudus di peta yang lebih besar

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Agroteknologi
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI

Scan this QR Code!
Go to top