Menu

Artikel

Jalur Kereta Api Semarang-Rembang Dihidupkan Ekonomi Panturan Berkembang

“Sebagai uji coba, pemerintah sedang melakukan pengoperasian kembali kereta api jalur Kedungjati Grobogan- Tuntang- Ambarawa Kabupaten Semarang,” katanya.
Menurut Djoko, pihak swasta atau pemerintah daerah dapat ikut berperan membangun jalur perkeretaapian. Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-undang No.23/2007.
“Jika sebelumnya usaha perkeretaapian dimonopoli PT. KAI (Kereta Api Indonesia), kini pihak swasta atau pemerintah daerah dapat ambil bagian. Cara kerjanya hampir serupa dengan tol,” ujarnya.
Jalur kereta api, menurut Djoko, menjadi solusi atas permasalahan kompleks akibat model transportasi jalan raya. Kereta api dinilai lebih efisien dan hemat biaya dari pada transportasi darat melalui jalan raya.
“Jadi masalah kemacetan, kecelakaan lalu lintas, besar anggaran subsidi BBM, pembangunan jalan tol, perawatan biaya jalan raya, dapat diatasi jika jaringan kereta api kembali dihidupkan,” ujarnya.
Kesadaran akan hal tersebut, menurut Djoko, menjadikan negara-negara maju di eropa serta Cina mengembangkan transportasi jalur kereta api.

Dampak Ekonomi
Pengoperasian kembali jalur kereta api memiliki dampak positif dalam pengembangan ekonomi. Berdasar studi yang pernah dilakukan, terbukti terdapat korelasi kuat antara pelayanan infrastruktur transportasi dan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.
Dalam makalahnya, Djoko menyebutkan, jalur KA Semarang-Rembang yang dibangun pada rentang 1883-1900 dimanfaatkan untuk mengangkut komoditas ekspor produk pertanian dan kehutanan, terutama gula, kapuk dan kayu jati.
“Jika jaringan kereta api di wilayah Jawa telah terhubung, pasti akan terjadi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Kesadaran akan manfaat transportasi jalur kereta api ini, menurut Djoko, disadari oleh Wali Kota Solo, Joko Widodo (Jokowi). Pada awal 2011 ini, Jokowi telah mengembangkan railbus dengan nama Batara Kresna. “Karena transportasinya hidup, kotanya juga menjadi bagus,” ujarnya. (Farih/Hoery-Portal).

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Tajug

UMK Menghadapi Tantangan Global

Dr. A. Hilal Madjdi, M.Pd.

Universitas Muria  Kudus (UMK) memilii Identitas dan kepribadian yang termanifestasi dalam jargon “Culture University”. Pemaknaan “Culture University”, mengarah pada bagaimana UMK mengembangkan kebajikan (excellent) yang direalisasikan dalam kegiatan Tri  Dharma Perguruan Tinggi, dengan merujuk pada nilai-nilai dan kebajikan wilayah, berbekal “local wisdom” dan “local norms” yang dikenal luas masyarakat Kudus, yakni Laku Bagus, Pintar Mengaji, dan Pandai Berdagang (Gusjigang).

Dalam terminologi modern, local wisdom ini merujuk pada bagaimana seseorang memilki soft skills bagus, memilki religiosity tinggi, serta memiliki jiwa entrepreneurship. Bagi UMK, yang berkembang di tengah-tengah masyarakat dengan Gusjigang-nya, memiliki tanggung jawab moral untuk tidak sekadar melestarikan, juga mengembangkannya.


Urgensi Pendidikan Vokasi di Perguruan Tinggi

Oleh Dr. Suparnyo, SH. MS.

Alinea keempat  Undang Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia 1945, antara lain menyebutkan, tujuan didirikannya negara Republik Indonesia adalah memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ada korelasi sangat erat antara kesejahteraan umum dan kecerdasan, sehingga seakan menjadi satu-kesatuan yang tak boleh dipisahkan. Sebab, suatu bangsa yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi, akan berpengaruh terhadap kesejahteraan umum.

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Pengunjung

00557271
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
453
2634
21816
503629
99615
106077
557271

IP: 54.211.34.105
Jam Server: 2015-03-28 04:58:03

Kami memiliki 30 tamu online

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top