Menu

Artikel

Fakultas Teknik UMK Kenalkan Teknologi Tepat Guna

UMK- Salah satu fungsi perguruan tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat melalui penelitian teknologi tepat guna yang telah dilakukan oleh Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK), tetapi masyarakat kadang tidak bisa mengakses produk yang dihasilkan. Terlebih dalam pencarian mitra dengan masyarakat seringkali menemukan kesulitan mengandeng, karena masyarakat khawatir akan diberatkan. Padahal tujuan rekayasa teknologi itu mempermudah kehidupan.

Masruki Kabib, Dosen Fakultas Teknik Mesin UMK, mengungkapkan hal demikian. Pihaknya telah melakukan penelitian sekaligus hasilnya diabdikan untuk masyarakat, tetapi sampai saat ini jalinan tersebut kurang maksimal. "Setiap tahun fakultas kami menghasilkan sekitar 10 sampai 15 produk rekayasa teknologi dari berbagai bidang. Secara garis besar disesuasikan dengan kebutuhan masyarakat," katanya.


Jalinan kemitraan antara universitas dengan masyarakat memang perlu diperkuat, untuk memaksimalkan perannya. Maka, perlu terobosan dalam strategi pendekatan hasil penelitian. Menurutnya, jika saat ini pihak kampus yang banyak mendatangi masyarakat, sekarang bisa dicoba dengan membaliknya, masyarakat yang mendatangi kampus.

Sejalan dengan itu, Humas UMK, Zamhuri, mengapresiasi maksud tersebut dengan harapan produk teknologi yang dihasilkan benar-benar menyentuh masyarakat.

Saat ini Fakultas Teknik telah menghasilkan berbagai mesin tetap guna, di antaranya adalah mesin Pencacah Botol Plastik, Pengerasan Kail Ikan, Pengasah Pisau, Penurun Kadar Air Madu, Penggepres Hasil Fermentasi Ketela Pohon, serta yang sedang dikerjakan mesin Penghasil Deterjen.

Lebih Murah
Di antara keunggulan produk teknologi tersebut adalah lebih murah dari produk teknologi serupa dipasaran. Selain itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemesan. Kabib, panggilannya, siap berkompetisi dengan produk luar yang sepadan. Karena produknya langsung mengena kebutuhan masyarakat. "100% produk lokal yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," tegasnya.(Zaka-Portal)

 

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Tajug

Penguatan Produk Lokal Merespons Tantangan Global

Oleh Mochamad Edris
 
PERSAINGAN pasar global dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai berlaku di akhir 2015 ini, menuntut perekonomian rakyat tidak sekadar bisa memenuhi kebutuhan lokal dan nasional, juga internasional.


Mengenal Ragam Anak Berkebutuhan Khusus

Oleh Trubus Raharjo

Belajar merupakan proses dasar dari perkembangan hidup manusia. Dengan belajar, manusia melakukan perubahan-perubahan kualitatif individu, sehingga tingkah lakunya berkembang.


Membangun Karakter Hakim Progresif dan Bermoral

Dr.  Sukresno, SH.,M.Hum

Prinsip utama sistem hukum Eropa Kontinental yaitu hukum memperoleh kekuatan mengikat, karena diwujudkan dalam peraturan-peraturan yang terbentuk Undang-Undang (UU) dan tersusun secara sistematik dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu. Prinsip dasar ini dianut, mengingat nilai utama yang merupakan tujuan hukum adalah kepastian hukum, termasuk oleh hakim-hakim di Indonesia.


Read More

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Pengunjung

00813552
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
3962
5601
18406
764084
120193
124280
813552

IP: 54.196.199.101
Jam Server: 2015-05-27 20:39:03

Kami memiliki 74 tamu online

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top