Menu

Artikel

RAT Koperasi Sejahtera UMK

UMK-Suasana ganyeng mengiringi Rapat Anggota Tahuan (RAT) koperasi sejahtera UMK di gedung G, H dan I FKIP UMK. Acara ini di laksanakan dalam rangka pertanggung jawaban pengurus koperasi tahun 2009 pada Rabu (24/3). Subarkah, ketua penggurus mengatakan, acara RAT ini adalah bentuk pertangungjawaban pengurus kepada anggota serta konsolidasi tentang program-program yang telah dan akan di laksanakan.”

Sebanyak 190 anggota terdaftar dalam Koperasi Karyawan Sejahtera UMK tersebut. Mereka adalah dosen dan karyawan tetap. Koperasi sejahtera mempunyai program yang sama dengan koperasi lain. Simpanan pokok menjadi program pertama yang di dapatkan setiap angota yang baru masuk. Program kedua adalah simpanan wajib, dalam RAT kali ini ada perubahan sebesar Rp. 5.000/golongan. Mereka yang berada di golongan I, yang dulu simpanan wajib sebesar Rp. 30.000 menjadi Rp. 35.000. Sedangkan golongan II dari Rp. 40.000 menjadi Rp. 45.000 dan golongan III dari Rp. 50.000 menjadi Rp. 55.000.
 

 

Selain itu koperasi mempunyai program investasi. Namun program ini mempunyai beberapa syarat yaitu tidak boleh diambil keseluruhan dan harus memberi tahu 1 bulan sebelumnya apabila ingin menarik dana investasi.

Dana pensiun dan manasuka menjadi program terakhir yang dimiliki oleh koperasi. Dana pensiun merupakan dana dari yayasan sebesar Rp. 40.000 yang di kelola oleh koperasi. Anggota koperasi yang ingin mendapatkan lebih pada waktu pensiun maka mereka berhak menambahkan semampunya. ”saya menambahkan Rp. 60.000 untu manasuka, jadi saya setiap bulan mempunyai tabungan pensiun Rp. 100.000 supaya nanti waktu pensiun saya mendapatkan dana yang lumayan”, ungkap Sularno. Sedangkan program manasuka merupakan tabungan yang di ambil pada hari raya.

Selain simpanan wajib ada beberapa poin yang menjadi keputsan pada RAT kali ini adalah anggota yang sudah keluar tidak boleh masuk lagi dan karayawan tidak tetap tidak boleh menjadi anggota koperasi.(Harun/Portal UMK)

 

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Tajug

Penguatan Produk Lokal Merespons Tantangan Global

Oleh Mochamad Edris
 
PERSAINGAN pasar global dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai berlaku di akhir 2015 ini, menuntut perekonomian rakyat tidak sekadar bisa memenuhi kebutuhan lokal dan nasional, juga internasional.


Mengenal Ragam Anak Berkebutuhan Khusus

Oleh Trubus Raharjo

Belajar merupakan proses dasar dari perkembangan hidup manusia. Dengan belajar, manusia melakukan perubahan-perubahan kualitatif individu, sehingga tingkah lakunya berkembang.


Membangun Karakter Hakim Progresif dan Bermoral

Dr.  Sukresno, SH.,M.Hum

Prinsip utama sistem hukum Eropa Kontinental yaitu hukum memperoleh kekuatan mengikat, karena diwujudkan dalam peraturan-peraturan yang terbentuk Undang-Undang (UU) dan tersusun secara sistematik dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu. Prinsip dasar ini dianut, mengingat nilai utama yang merupakan tujuan hukum adalah kepastian hukum, termasuk oleh hakim-hakim di Indonesia.


Read More

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Pengunjung

00803750
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
5030
3574
8604
764084
110391
124280
803750

IP: 54.82.135.191
Jam Server: 2015-05-25 22:15:29

Kami memiliki 55 tamu online

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top