|
UMK-Tugas seorang guru memang berat. Dari guru, lahirlah siswa-siswa yang berkualitas. Karena itu, seorang guru harus menjaga kualitas. Untuk meningkatkan kualitas, guru bisa meneliti sehingga ilmunya semakin berkembang. Guru yang tak mampu mengembangkan ilmunya akan tertinggal atau bahkan akan ditinggalkan.
Dalam rangka mengakomodai kebutuhan meneliti bagi guru, Program Studi (Porgdi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) akan mengadakan seminar dengan tema Teacher Researcher : Toward A Better English language Teaching In Indonesia di ruang seminar lantai empat gedung rektorat UMK pukul 08.00-16.00. Senin dan Rabu (1-2 Juni 2010).
Menurut Diah Kurniati selaku ketua panitia, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan membuka wawasan dan paradigma para pendidik tentang signifikasi dan peran penting guru sebagai peneliti dan pengembang ilmu pendidikan.
Selain itu, juga untuk memfasilitasi para pendidik dalam mensukseskan sertifikasi. “Kami berharap dengan seminar ini akan memacu minat guru dalam meneliti. Apalagi yang berhubungan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),” tambah dosen Bahasa Inggris ini.
Dalam pelaksanaannya, peserta di minta untuk membuat proposal penelitian yang nantinya dikirim ke panitia seminar sebelum seminar berlangsung. Setelah diterima, proposal penelitian akan dibahas dalam acara seminar tersebut. “Area topik proposal sekitar Research Finding on English Education,” paparnya.
Menurut Diah, narasumber pada seminar ini dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yaitu Prof. Dr. Joko Nurkamto. Selain itu, nantinya akan di isi pula beberapa guru yang pernah melakukan penelitian. “Jadi, nantinya kita bisa sharing antar guru,” tegasnya.
Acara kali ini, tak hanya ditujukan kepada guru, mahasiswa juga dapat berpartisipasi. Sedangkan peserta ditujukan kepada guru se Karesidenan Pati. “Maksimal 150 pendaftar yang akan kami terima,” tambah Diah.
Sedangkan biaya pendaftaran bervariasi, untuk guru yang mengirimkan proposal, biaya pendaftaran Rp 75 ribu, yang tidak mengirimkan proposal Rp. 100 ribu. Sedangkan untuk mahasiswa hanya Rp 50 ribu.
Panitia seminar menyediakan berbagai fasilitas. Mulai dari coffe break, makan siang, seminar kit dan juga sertifikat. “Kami berharap, acara ini diikuti banyak peserta. Pasalnya, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengembangkan ilmunya yang nantinya berguna bagi peserta didik itu sendiri,” harapnya. (Agus/Portal)
Untuk Melihat Formulir Pendaftaran Seminar klik Disini
|