|
Mendongkrak Kualitas Guru Dengan Program Sertifikasi |
|
|
|
Oleh Putriana Jayanti R. Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMK
Pendidikan yang berkualitas merupakan hasil pengajaran para guru yang professional. Namun, dari manakah datangnya para guru professional tersebut? Apakah para guru professional itu harus mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi dan bergelar Magister? Atau mungkin mengikuti program sertifikasi guru?
Sebagaimana diketahui, program sertifikasi guru bertujuan untuk meningkatkan guru menjadi professional. Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikasi pendidik itu sendiri diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar professional. Salah satu dari manfaat sertifikasi guru itu sendiri adalah meningkatkan kesejahteraan guru.
Menurut penuturan salah seorang guru yang belum memperoleh sertifikasi, guru yang sudah memiliki sertifikasi sama saja kompetensinya.. Hal itu dapat dilihat dari cara dan metode mengajar di kelas yang tidak mengalami perubahan.Sayang, masih banyak dijumpai demi meraih sertifikasi, seorang guru melakukan segala cara untuk memperoleh keuntungan pribadi. Antara lain membuat surat keputusan aspal (asli tapi palsu) bekerjasama dengan oknum kepala sekolah. Padahal, seharusnya seorang guru, seperti pepatah Jawa yang mengatakan “digugu lan ditiruâ€, artinya adalah guru itu menjadi contoh teladan bagi para siswa. Dan ketidakjujuran yang dilakukan para guru bisa mencereng profesi guru.
Padahal, jika program sertifikasi berjalan dengan baik dan berkualitas, maka mutu pendidikan nasional akan meningkat. Keberadaan guru yang bermutu merupakan syarat mutlak hadirnya pendidikan yang berkualitas. Hampir semua bangsa salalu mengembangkan kebijakan yang mendorong keberadaan guru yang berkualitas. Jika pengembangan kebijakan yang mempengaruhi mutu guru adalah dengan melaksanakan sertifikasi guru, maka pemerintah harus serius untuk melakukan evaluasi terhadap program sertifikasi guru.***
|
Comments
Betul-betul2 sekarang guru2 tidak memberikan contoh yang baik bagi siswa didiknya... lihat aja pergaulan Mahasiswa FKIP atau keguruan di semarang... AJur kabeh...
Iki mesti VJ Heru ra ?
RSS feed for comments to this post.