|
Darul Ilmi itu, Rumahnya Ilmu dan Pengetahuan |
|
|
|
UMK-Pembangunan masjid Universitas Muria Kudus telah usai. Masjid yang belum diresmikan penggunaannya tersebut diberi nama ”Darul ’Ilmi” Bentuk bangunan yang menyerupai masjid – masjid di Persia ini, menjadi tempat sentral kegiatan civitas akademika dalam menunaikan ibadah. Semenjak masjid UMK ini berdiri, meneguhkan kemegahan dan eksotik membuat warga UMK patut berbangga.
Masih ada sedikit penambahan pernak – pernik di beberapa tempat agar tampak lebih cantik. Fahrul Setyo, ST, bagian pembangunan UMK, telah beriniatif dirinya melakukan penambahan seperti pembuatan kolam dan tanaman. Saat Portal UMK beranjak di Masjid, pembangunan berupa kolam air di sudut tangga telah dikerjakan oleh pekerja.
Keberadaan taman dan kolam air mancur di depan bangunan menambah keindahan bangunan masjid. Suara gemiricik air saat waktu magrib tiba memudarkan kegerahan panasnya siang. Dinding-dinding masjid bagian luar diselimuti batu alam hitam. Dua tanaman di kanan – kiri bak menyambut para jamaah untuk solat.
|
|
|
UMK Adakan Seleksi Dosen UMK |
|
|
|
UMK- Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan seleksi calon dosen tetap. Seleksi pada bulan Maret ini merupakan seleksi tahap kedua setelah sebelumnya pada akhir Januari lalu tahap pertama selesai dilaksanakan. Untuk tahun 2010 ini UMK membutuhkan formasi dosen sebanyak 23 orang yang terdriri atas program studi (progdi) Sistem Informasi 8 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 5 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 2 orang, Bimbingan Konseling 3 orang, Akuntansi 2 orang, hukum 2 orang, dan psikologi 1 orang.
Pada gelombang pertama, Januari 2010, ada 170 pelamar yang mendaftar. Setelah diseleksi persyaratan administrasi menjadi 70 orang. Peserta yang diterima sebagai dosen pada tahap pertama sebanyak sebanyak 10 orang.
Pada tahap kedua ini, sebanyak 21 dari 26 calon dosen yang hadir. Jumlah peserta ini merupakan peserta yang telah lolos seleksi administras yang diseleksi pada tahapan tes sebelumnya oleh panitia penerimaan dosen tetap UMK. Dari 13 formasi pada tahap kedua ini, terdiri dari progdi akuntansi 1 orang, Bahasa Inggris 2 orang, PGSD 3 orang, Sistem Informasi 6 orang, dan Psikologi 1 orang. Pada hari yang sama, setelah menjalani psikotes, dilanjutkan dengan tes potensi akademik (TPA).
|
|
Mahasiswa UMK Ciptaka Mobil Gokart |
|
|
|
UMK- Gokart karya Putro dan kawan-kawan, mahasiswa Otomotif Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) menarik perhatian. Mobil mungil yang berwarna merah ini merupakan produk Tugas Akhir (TA) bersama teman - temannya.
Masyarakat dan civitas akademika tampak terkesima melihat produk mahasiswa UMK tersebut. Beberapa pengguna jalan menyarankan agar memperbanyak buatan mahasiswa UMK ini. ”lumayan kalau disewakan,” ungkap salah satunya.
Menurut Putro bila ada proyek lanjutan dan ada pihak yang membiayai, dia bersama timnya siap memproduksi lebih banyak. Saat ini Putro baru mencari mitra atau stakeholder yang mau diajak kerjasama.
Saat masih berbentuk rangkaian besi dan rodanya belum terpasang, gokart ini tak menunjukkan pesona, setelah keempat roda bisa berputar porosnya, moda memiliki panjang sekitar dua meter siap dikemudikan.
|
|
|
Dian Wismar’ain, Staf Web UMK Menikah |
|
|
|
Purwokerto-Manusia telah dititahkan hidup di dunia ini menjadi berpasang – pasangan. Jalinan cinta dan kasih sayang itu telah diikat dengan pernikahan sebagai simbol resmi dari agama maupun negara. Pernikahan merupakan upaya merekatkan dua insan yang membangun mahligai keluarga.
Beberapa hari lalu, salah satu anggota redaksi Web UMK, Dian Wismar’ain telah merajut hubungan bersama salah seorang dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (UMK), Supriyono. Akad nikah yang dilangsungkan di Batu Raden, Puwokerto, pada Sabtu, (13/3), acara resepsi atau walimatul ursy dimeriahkan di Gedung Korpri yang didominasi warna serba merah. Kedua mempelai yang sama – sama mengajar Fakultas Ekonomi ini tampak sumbringah dan mengunduh kegembiraan.
|
|
UMK, Wujudkan Komitmen untuk Maju |
|
|
|
Universitas Muria Kudus (UMK) terus menunjukkan komitmennya meraih kemajuan sebagai “center of exellence”. Kampus yang terletak di desa Gondang Manis Bae berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan prasarana. Setelah sukses pendirian Masjid “Darul Ilmi”, UMK masih terus berbenah menambah kebutuhan sarana dan prasaran.
Salah satunya adalah Pembangunan Gedung Laborat Fakultas Teknik Mesin. Rencananya, bangunan ini akan digunakan praktek belajar dan mengajar (KBM) serta aplikasi ilmu di Fakultas Teknik (FT) Mesin. Fahrul Setyo, ST, salah seorang pelaksana pembangunan, mengatakan, gedung ini memiliki dua lantai dengan luas tanah 560 m/persegi.
Laborat Teknik Mesin yang lama (sebelah timur “Gedung Biru”) itu, nantinya akan dibongkar untuk akses jalan ke selatan (lahan baru). Pengembangan kampus UMK ini tak hanya pembangunan gedung bahkan perluasan wilayah. Fahrul menambahkan, area baru ini akan didirikan gedung PGSD FKIP serta pengembangan lainnya. “Sekitar bulan ke enam atau tujuh,” ungkapnya kepada Portal UMK ini (4/3).
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 12 dari 25 |