Image1 Image2 Image3 Image4 Image5 Image6
Loading

Universitas Muria Kudus

Hary Tanoe : Indonesia Tempat Bagus Berbisnis

Email Cetak

UMK–Pengusaha sukses, Hary Tanoesoedibjo menyemangati mahasiswa UMK untuk menjadi pengusaha muda. Hary menyampaikan pesan tersebut dalam Kuliah Umum Fakultas Ekonomi “Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Di Kalangan Pemuda” pada Kamis (16/1) di Gedung Auditorium UMK.

Dihadapan ratusan mahasiswa UMK, Hary mengaku gemar menyemangati dan mendorong mahasiswa untuk menjadi pengusaha. Menurut Hary, hal tersebut dikarenakan Indonesia memang membutuhkan pengusaha. “Dari 250 juta penduduk Indonesia, idealnya Indonesia memiliki entrepreneur sebanyak 2% dari jumlah penduduk. Namun kenyatannya jumlah entrepreneur di Indonesia belum segitu,” papar pengusaha kelahiran tahun 1965 ini.

Selain karena jumlah entrepreneur di Indonesia terbilang kurang, alasan Hary mendorong pemuda menjadi pengusaha maka akan memiliki nilai tambah dalam hal pembangunan ekonomi Indonesia. Nilai tambah dalam hal ini menyangkut penambahan dari pajak seperti Pajak Penambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh). Dengan begitu, pengusaha menjadi bagian dari proses pembangunan bangsa.

“Selain itu, menjadi pengusaha berarti menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 69% penduduk Indonesia berusia kurang dari 40 tahun, berarti masih produktif untuk bekerja,” tutur Hary.

Indonesia, menurut Hary merupakan negara yang memiliki prospek bagus untuk menumbuhkan bisnis. Hal tersebut dikarenakan Indonesia memiliki semuanya dalam hal kekayaan alam. “Sumber daya laut yang melimpah, hutan dan tanaman yang tumbuh subur karena Indonesia mengenal dua musim saja, serta hasil tambah yang banyak. Tentunya menjadi peluang yang bagus bagi siapapun yang ingin berbisnis.”.

Alasan lain menurut Hary yakni karena perekonomian Indonesia tidak tergantung pada kelompok-kelompok tertentu. PDB Indonesia berpotensi masuk lima besar dunia jika kebutuhan akan pengusaha terpenuhi. “Saat ini, PDB tertinggi masih dipegang USA dengan USD 13 Triliun, lalu Chinna USD 9 Triliun, Jepang USD 6 Triliun, Jerman USD 3,2 Triliun, dan Prancis USD 2,6 Triliun. Jika jumlah pengusaha terpenuhi, PDB Indonesia mencapai USD 3 Triliun.” tutur bos MNC Group tersebut.

Halaman 36 dari 437

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Agroteknologi
Teknik
Psikologi

 

Pasca Sarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

 

Links:

 

Fasilitas

UMK Repository

Library Gateway

E learning

Info Muria

Blog Staff

Muria Studies

Jurnal

Jurnal Internasional

Portal Ketrampilan Wajib

 

 

Barcode:

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria

Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

 

 

 

 

QR Code

Kemahasiswan

Portal Akademik

Info Kemahasiswaan

Alumni SI

Pena Kampus

Hubungi Kami

Universitas Muria Kudus

Gondangmanis PO.BOX 53

Bae 59324 Kudus

Jawa Tengah - Indonesia

 

Telp: 0291-438229

Fax: 0291-437198

Email: muria@umk.ac.id