UMK-Penataan parkir terus mengalami dilema. Tiap tahun volume kendaraan yang hilir mudik ke kampus semakin bertambah. Sementara lahan (area) parkir terbatas. Untuk mengatasi problem parkir memang tidak mudah. Tentu, di kemudian hari tidak semua kendaraan dapat tertampung, jika volumenya terus bertambah karena lahan parkir terbatas.
”Tidak mudah mengatur areal khusus parkir di Universitas Muria Kudus (UMK), karena kendaraan tiap tahun selalu bertambah seiring bertambahnya jumlah mahasiswa,” kata Khoriul Adib, petugas parkir di UMK. Keluhan Adib, tidaklah mengada-ngada, apalagi jika melihat kondisi di lapangan, para pengguna parkir acapkali tidak disiplin. Mereka lebih memilih lokasi yang dekat dengan tempat kegiatan. Akibatnya lahan parkir menjadi meluas ke seluruh sudut kampus. ”Padahal lahan khusus parkir sebetulnya masih bisa menampung,” tambah Adib.








